Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan negeri!
Setiap langkah kecil menuju ilmu adalah lompatan besar menuju cita-cita.

Paling banyak dibaca:

Perbandingan Teks Eksposisi vs Teks Eksplanasi


https://basando.blogspot.com/





Eksposisi dan Eksplanasi



🍎 Perbandingan

Teks Eksposisi vs Teks Eksplanasi




Aspek

Teks Eksposisi

Teks Eksplanasi

Tujuan

Menyampaikan pendapat atau gagasan untuk meyakinkan pembaca

Menjelaskan proses atau fenomena secara runtut dan ilmiah

Sifat bahasa

Argumentatif, logis, dan meyakinkan

Informatif, objektif, dan menjelaskan sebab-akibat

Struktur umum

- Tesis (pendapat)
- Argumentasi
- Penegasan ulang

- Pernyataan umum
- Deretan penjelas
- Interpretasi opsional

Sudut pandang penulis

Subjektif–berisi opini atau sikap

Objektif–berisi fakta dan penjelasan

Fokus pembahasan

Gagasan dan alasan mengapa sesuatu itu penting atau benar

Penjelasan bagaimana atau mengapa sesuatu terjadi






✏️ Contoh Teks Eksposisi

(Tema: Rajin Pangkal Pandai)


Tesis: Banyak orang percaya bahwa rajin belajar adalah kunci untuk menjadi pandai.

 

Argumentasi: Dengan rajin, seseorang terbiasa membaca, menganalisis, dan memperluas pengetahuan. Jika dilakukan konsisten, hasilnya akan terlihat pada pemahaman dan prestasi akademik. Banyak siswa sukses di sekolah karena mereka meluangkan waktu belajar dengan disiplin.

 

Penegasan ulang: Oleh karena itu, kebiasaan rajin belajar perlu ditanamkan sejak dini sebagai jalan menuju kepandaian.


📌 Tujuannya: Meyakinkan pembaca bahwa rajin itu penting untuk menjadi pandai.



🧪 Contoh Teks Eksplanasi

(Tema: Rajin Pangkal Pandai)


Pernyataan umum: Kepandaian seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan bawaan, tetapi juga oleh kebiasaan belajar yang rajin.

 

Deretan penjelas: Rajin belajar membuat otak terbiasa menerima dan mengolah informasi. Ketika seseorang membaca dan berlatih secara rutin, sinapsis otak makin aktif, sehingga daya ingat dan analisis membaik. Dalam jangka panjang, proses ini membuat seseorang menjadi lebih pandai dalam berbagai bidang.

 

Interpretasi: Dengan memahami proses ini, kita bisa menyadari bahwa kepandaian bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil dari kebiasaan yang konsisten.


📌 Tujuannya: Menjelaskan proses bagaimana rajin belajar bisa menghasilkan kepandaian.



.




Sumber:



Tidak ada komentar:

Harap beri komentar yang positif. Oke boss.....

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.